K-pop Mempromosikan Gaya Hidup LGBT, Seks Bebas, Kata Pengkhotbah Terkenal Kepada Penggemar Muslim

Seorang pengkhotbah yang populer di media sosial, Fuadh Naim, mengatakan kepada umat Islam untuk menjauh dari budaya populer Korea Selatan, mengklaim bahwa drama dan musiknya mengekspos orang ke gaya hidup lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) dan seks bebas. Fuadh, yang mengaku sebelumnya tersapu oleh Korean Wave, mengatakan citra LGBT, seperti "skinship", istilah Korea yang merujuk pada kedekatan fisik antara idola pria, biasa terlihat di atas panggung dan di luarnya. Alih-alih merasa tidak nyaman dengan perilaku seperti itu, para penggemar justru senang melihat idola mereka saling menyentuh, kata pendeta itu.

Beberapa penggemar K-pop memiliki hobi memproduksi fiksi penggemar atau seni penggemar, beberapa di antaranya menggambarkan skinship di antara idola K-pop yang berjenis kelamin sama. Fans biasanya membuat nama panggilan untuk idola yang mereka sukai, seperti "Chanbaek" untuk Chanyeol dan Baekhyun dari boy band EXO; dan "Jihope" untuk Jhope dan Jimin, anggota BTS sensasi K-pop. “[Gelombang Korea] menawarkan sesuatu yang menarik, dan menyegarkan seperti air, yang sebenarnya menarik umat Islam ke dalam api [neraka],” kata Fuadh dalam sebuah kajian (forum belajar Islam) di sebuah masjid di Jakarta Selatan, Selasa.

"Mulai hari ini, mari kita lanjutkan dan curahkan hati kita untuk Allah dan Nabi Muhammad." Fuadh, yang memiliki lebih dari 55.600 pengikut di Instagram, berkampanye melawan Gelombang Korea dan meminta penggemar Muslim K-pop untuk bertobat. Murid pengkhotbah terkenal Felix Siauw, seorang Tionghoa-Indonesia yang masuk Islam, Fuadh telah mengunjungi 30 kota di seluruh negeri untuk menyampaikan pesannya.

Dia berkata bahwa dia berencana untuk mengunjungi lebih banyak tempat segera. “Saya mendapat dukungan dari banyak orang yang berbagi. kekhawatiran tentang moralitas generasi muda kita, "kata Fuadh kepada The Jakarta Post setelah forum tersebut. Ridha Nadhira Febyani, yang datang ke Jakarta dari kota tetangga Tangerang di Banten, mengatakan dia menghadiri forum tersebut karena dia ingin tahu tentang bagaimana Islam memandang" fangirling ", atau kecenderungan wanita untuk menyembah berhala.

"Saya akan meninggalkan kebiasaan menonton K-drama atau mendengarkan K-pop," kata pria berusia 19 tahun itu, yang merupakan penggemar boy band Korea Big Bang.

Tags: #Gaya Hidup #Gaya Hidup LGBT #K-pop #Larangan Agama #Seks Bebas

Leave a reply "K-pop Mempromosikan Gaya Hidup LGBT, Seks Bebas, Kata Pengkhotbah Terkenal Kepada Penggemar Muslim"

Author: 
    author