AC MIlan Akan Mundur dari European Super League?

73 views

AC MIlan Akan Mundur dari European Super League? - Eksodus besar-besaran yang dilakukan 'big six' Premier League dari European Super League menginspirasi klub Italia, AC Milan. Kabarnya, mereka juga berencana ingin meninggalkan kompetisi tersebut. European Super League menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola dunia sejak akhir minggu kemarin.

Menurut Florentino Perez selaku inisiator, European Super League bakal digelar mulai bulan Agustus mendatang. Protes dari berbagai kalangan juga sering terdengar. Bahkan fans klub-klub peserta ESL juga sudah turun ke jalan. Setelah dibombardir sana-sini, para peserta ESL pun melunak. Sejumlah klub memutuskan berhenti mengikuti ESL yang semuanya berasal dari Inggris.

Manchester City menjadi awalan, disusul Manchester United, Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Tottenham. Dengan begitu, ESL kini hanya menyisakan enam peserta saja. Tiga di antaranya dari Italia, yaitu AC Milan, Inter Milan, dan Juventus. Nampaknya, jumlah pesertanya akan kembali berkurang dalam waktu dekat. Milan berencana menjadi klub pertama dari trio raksasa Italia yang menyatakan mundur dari ESL. Namun sampai sekarang, pihak klub belum juga memberikan pernyataan resmi apapun soal itu.

Tiga klub lainnya berasal dari Spanyol, yakni Real Madrid, Atletico Madrid, dan Barcelona. Dua nama pertama masih ingin mengikuti ESL sejauh ini, namun Barcelona memiliki klausul yang memungkinkan mereka untuk mundur. Setelah mendapatkan eksodus besar-besaran, European Super League tidak punya pilihan selain menangguhkan digelarnya kompetisi. Akan tetapi, pihak penyelenggara masih yakin kalau dunia sepak bola harus diubah.

"European Super League yakin bahwa status quo sepak bola Eropa saat ini perlu diubah," buka pernyataan resmi tersebut.

"Kami mengusulkan kompetisi Eropa baru karena sistem yang ada tidak berfungsi. Proposal kami bertujuan untuk memungkinkan olahraga berkembang sambil menghasilkan sumber daya dan stabilitas untuk piramida sepak bola penuh." lanjutnya.

"Mengingat keadaan saat ini, kami akan mempertimbangkan kembali langkah-langkah yang paling tepat untuk membentuk kembali proyek," tegas pernyataan tersebut.