Cara Menurunkan Panas Pada Bayi, Tidak Perlu Panik Dan Atasi Dengan Tepat

16 views

Cara Menurunkan Panas Pada Bayi, Tidak Perlu Panik Dan Atasi Dengan Tepat - Cara menurunkan panas pada bayi perlu dipahami oleh para orang tua. Biasanya para orang tua terutama orang tua baru langsung panik saat mengetahui suhu si kecil tinggi. Padahal suhu tubuh tinggi atau demam yang dialami belum tentu menandakan kondisi serius. Akan tetapi, para orang tua juga haru berhati-hati untuk menurunkan demamnya.

Disarankan para orang tua untuk tenang agar bisa lebih maksimal saat memberikan penanganan. Dalam ilmu medis, bayi dikatakan mengalami demam bila suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius atau lebih. Ada beberapa cara menurunkan panas pada bayi yang bisa diterapkan oleh para orang tua. Jadi bagaimana cara menurunkan panas pada bayi? Melansir dari berbagai sumber, Kamis (29/4), simak ulasan informasinya berikut ini.

Demam pada Bayi
Sebelum mengetahui cara menurunkan panas pada bayi, ada baiknya para orang tua memahami demam pada si kecil. Demam merupakan suatu gejala yang kerap terjadi pada bayi maupun anak-anak. Tahukah kalian, kondisi ini biasanya menjadi sebuah pertanda tubuh si kecil tengah melawan penyakit. Misalnya demam karena efek imunisasi. Demam dianggap bisa menjadi bukti jika sistem kekebalan tubuhnya bekerja dengan baik.

Demam juga bisa menyerang bayi apabila terlalu lama beraktivitas di luar ruangan. Terlebih saat cuaca tengah terik dan panas. Jadi, para orang tua tak perlu khawatir berlebih saat mendapati tubuh si kecil demam. Apalagi si kecil masih terlihat aktif dan ingin minum susu. Akan tetapi, para orang tua perlu segera memeriksakannya ke dokter jika si kecil masih berusia kurang dari 3 bulan. Sebab, demam di usia ini dapat menandakan si kecil tengah mengalami kondisi yang serius. Bayi berusia 3 bulan ke bawah belum mempunyai sistem kekebalan tubuh yang baik. Sehingga, virus dan kuman mampu lebih mudah menyebar serta merusak jaringan tubuhnya dengan cepat.

Wapadai Gejala Demam Ini pada Bayi
Meski demam merupakan kondisi yang tidak serius, namun para orang tua jangan langsung mengabaikan dan menyepelekannya. Ada beberapa gejala demam yang justru menandakan adanya kondisi serius pada si kecil. Gejala-gejala inilah yang perlu diwaspadai oleh para orang tua. Adapun gejala-gejala demam pada bayi yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:

  • Demam mencapai 38 derajat celcius atau lebih pada bayi usia kurang 3 bulan
    - Demam mencapai 39 derajat celcius atau lebih pada bayi usia 3-6 bulan
    - Tidak nafsu makan
    - Tidak responsif
    - Muntah
    - Diare
    - Muncul ruam
    - Uring-uringan saat tidur
    - Kejang saat tidur
    - Penurunan kesadaran
    - Lemas
    - Sesak napas
    - Napas pada bayi berbunyi
    - Terlihat tanda dehidrasi seperti mulut kering, tidak ada air mata kala menangis atau popok kering

Para orang tua juga sebaiknya menggunakan thermometer untuk mengukur suhu tubuh bayi. Untuk informasi, suhu normal tubuh bayi berada di kisaran 36-37,9 derajat celcius.

2. Mandikan atau Lap dengan Air Hangat
Gunakan lap atau mandikan si kecil dengan air hangat atau suam-suam kuku. Hindari penggunaan air dingin sebab bisa membuat suhu tubuh semakin naik.

3. Beri Cukup Minum
Cara menurunkan panas pada bayi selanjutnya yakni memberikan minum yang cukup. Saat demam, bayi akan kehilangan sejumlah cairan melalui penguapan dari kulitnya. Untuk mencegahnya, pastikan tubuh si kecil terhidrasi dengan baik. Caranya adalah dengan memberikan asupan cairan dalam jumlah cukup. Baik itu ASi, air maupun susu formula.

4. Kenakan Pakaian Tipis
Mengenakan pakaian tipis dianjurkan untuk dilakukan. Ini merupakan salah satu cara menurunkan panas pada bayi. Tahukah kalian, mengenakan pakaian tebal atau berlapis justru membuat panas tubuh terkungkung di dalam pakaiannya. Sehingga panas tubuh akan lebih susah untuk turun.

Untuk itu lepaskan pakaian yang tebal dan pilih gunakan satu lapis pakaian tipis. Pastikan juga pakaian yang diberikan akan nyaman dikenakan oleh si kecil. Ketika si kecil terlihat menggigil, para orang tua bisa memakaikannya selimut.

5. Jaga Suhu Kamar Tetap Sejuk
Cara menurunkan panas pada bayi yang terakhir adalah menjaga suhu kamar tetap sejuk. Apabila suhu kamar terasa panas, para orang tua bisa menggunakan penyejuk udara. Misalnya seperti AC ataupun kipas angin. Akan tetapi jangan arahkan kipas angin atau AC langsung pada si kecil.

Cara menurunkan panas pada bayi di atas bisa dilakukan oleh para orang tua. Biasanya demam pada bayi akan mereda sekitar 3-4 hari usai dilakukan penanganan. Jika cara tersebut tidak berhasil menurunkan demam si kecil, bisa memberikan obat pereda demam. Seperti paracetamol yang mudah ditemukan dan dibeli di Apotek. Namun perlu diingat, pastikan mengikuti anjuran pemakaian yang tertulis di kemasan.

Leave a reply "Cara Menurunkan Panas Pada Bayi, Tidak Perlu Panik Dan Atasi Dengan Tepat"

Author: 
    author