Grab Dan Gojek Akan Memberhentikan Beberapa Personil Dikarenakan Pandemi

82 views

“Di waktu normal, start-up memang bertujuan untuk menjadi penyedia layanan all-in-one, tetapi dalam perjalanannya mereka akan mengevaluasi layanan mana yang tidak relevan dengan konsumen mereka,” katanya kepada The Jakarta Post melalui panggilan telepon, Rabu.

“Ada kemungkinan Gojek dan Grab akan merekrut kembali beberapa timnya setelah kondisi ekonomi stabil,” tegasnya. Gojek, yang saat ini beroperasi di lima negara di Asia Tenggara, berencana untuk menutup divisi gaya hidup GoLife, yang mencakup layanan pijat dan kebersihan, serta divisi food court GoFood Festival, karena keduanya mengalami "penurunan permintaan yang signifikan" selama pandemi, menurut pernyataan pers perusahaan setelah pengumuman PHK.

Kedua perusahaan melaporkan tren penurunan dalam layanan transportasi penumpang mereka sementara melihat peningkatan pengiriman makanan dan bahan makanan selama periode jarak sosial. Ketua Asosiasi Modal Ventura dan Start-up Indonesia (Amvesindo) Jefri Sirait berpandangan bahwa kedua perusahaan masih akan menerima dana yang cukup dari pendukung regional dan internasional, menambahkan bahwa decacorn gesit dan cukup besar untuk merencanakan strategi pertumbuhan di masa depan.

"Sudah empat bulan sejak wabah COVID-19 dan mereka berusaha menjadi bisnis yang berkelanjutan dengan memutuskan untuk menghentikan layanan yang tidak lagi menjadi sumber pertumbuhan," katanya kepada Post, Kamis.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa kedua perusahaan kemungkinan akan fokus pada solusi pembayaran elektronik karena telah menjadi sektor yang berkembang selama pandemi bersama dengan sektor “daging dan kentang” lainnya seperti barang konsumsi, perawatan kesehatan dan komunikasi.

Tags: #Gojek #Grab #Penyedia Layanan All-in-one #Start-up Indonesia

Leave a reply "Grab Dan Gojek Akan Memberhentikan Beberapa Personil Dikarenakan Pandemi"

Author: 
    author